Metodologi

Tuntutan pengguna data terhadap peningkatan kualitas data  statistik semakin meningkat. Lebih jauh lagi, pengguna data menginginkan  data bisa tersedia lebih cepat (faster), bisa diperoleh lebih mudah (easier),  dan lebih berkualitas (better). Tuntutan ini tidak bisa dianggap remeh apalagi bila dikaitkan dengan visi menjadi pelopor data statistik terpercaya untuk semua. Pengamatan menunjukkan bahwa terlalu besar celah (gap) antara kondisi saat ini dengan kondisi masa mendatang yang diinginkan. Proses bisnis yang terdapat di semua sektor kegiatan statistik menunjukkan bahwa ada peluang digunakannya sistem yang terintegrasi melalui pembentukan infrastruktur yang dikelola dan digunakan secara lebih baik, bukan dengan pendekatan yang dilaksanakan secara terpisah-pisah (silo). Selain mencapai efisiensi dalam hal pengurangan duplikasi kegiatan, infrastruktur tersebut juga memungkinkan terjadinya proses integrasi di berbagai kegiatan statistik, sehingga konsistensi dan koherensi setiap data statistik BPS dapat tercapai.

Keempat komponen utama yang merupakan pilar STATCAP-CERDAS harus diimplementasikan agar visi BPS tercapai. Empat komponen utama tersebut adalah sebagai berikut.

1. Peningkatan Kualitas dan Transformasi Statistik

Tujuan yang akan dicapai pada tahap ini adalah untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna terhadap data yang dihasilkan BPS. Cakupan kegiatan pada tahap ini adalah membangun Statistical Business  Framework and Architecture (SBFA); mendefinisikan, membenahi, membangun dan mengimplamentasikan infrastruktur statistic; mendesain ulang dan mengimplementasikan business process yang baru, yang akan menerapkan Generic Statistical Business Process Model (GSBPM).

.

2. Peningkatan peran TI

Tujuan yang hendak dicapai dengan peningkatan peran di bidang Teknologi Informasi (TI) di BPS adalah untuk dapat memperbaiki kualitas layanan BPS sehingga masyarakat akan merasa puas dengan kinerja BPS. Teknologi terbaru yang diterapkan di seluruh BPS diharapkan dapat mempercepat pengiriman laporan hasil pendataan di lapangan. Selain itu, kemudahan akses layanan juga menjadi salah satu tujuan BPS agar setiap masyarakat yang membutuhkan data dari BPS dapat dengan mudah dan cepat memperoleh data yang dibutuhkan. Cakupan kegiatan pada tahap ini adalah penyusunan strategi dan perancangan TI serta pengembangan sistem infrastruktur dan aplikasi statistik.

3. Peningkatan kualitas dan manajemen SDM

Peningkatan kualitas dan manajemen SDM dilakukan melalui penataan sistem manajemen SDM yang berbasis kompetensi. Penataan ini mencakup perencanaan, rekruitmen, pengembangan kompetensi karyawan, manajemen kinerja, hingga manajemen karir. Untuk menjalankan peran secara efektif, karyawan BPS harus berpedoman pada nilai-nilai inti BPS.

4. Penguatan kelembagaan

Penguatan kelembagaan mencakup:

  1. Penguatan Institusi: Desain Organisasi dan Penguatan hukum dan peraturan perundang-undangan
  2. Pengembangan SDM: Peningkatan Perencanaan SDM, Pengembangan Prosedur & Kebijakan SDM, dan Peningkatan Pengembangan SDM
Hits : 0